Cari Blog Ini

Minggu, 21 Agustus 2011

Malam LAILATUL QADAR


Lailatul Qadar atau Lailat Al-Qadar (malam
ketetapan) adalah satu malam penting
yang terjadi pada bulanRamadan, yang
dalam Al Qur'an digambarkan sebagai
malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Dan juga diperingati sebagai malam
diturunkannya Al Qur'an. Deskripsi tentang
keistimewaan malam ini dapat dijumpai
padaSurat Al Qadar, surat ke-97 dalam Al
Qur'an.

Etimologi

Menurut Quraish Shihab, kata Qadar
(ﺭﺩﻕ) sesuai dengan penggunaannya
dalam ayat-ayat Al Qur'an dapat memiliki
tiga arti yakni [1]:

1. Penetapan dan pengaturan sehingga
Lailat Al-Qadar dipahami sebagai malam
penetapan Allah bagi perjalanan hidup
manusia. Penggunaan Qadar sebagai
ketetapan dapat dijumpai pada surat Ad
Dukhan ayat 3-5 : Sesungguhnya Kami
menurunkannya (Al-Quran) pada suatu
malam, dan sesungguhnya Kamilah yang
memberi peringatan. Pada malam itu
dijelaskan semua urusan yang penah
hikmah, yaitu urusan yang besar di sisi
Kami

2. Kemuliaan. Malam tersebut adalah malam
mulia tiada bandingnya. Ia mulia karena
terpilih sebagai malam turunnya Al-Quran.
Penggunaan Qadar yang merujuk pada
kemuliaan dapat dijumpai padasurat Al-
An'am (6): 91 yang berbicara tentang
kaum musyrik: Mereka itu tidak
memuliakan Allah dengan kemuliaan yang
semestinya, tatkala mereka berkata
bahwa Allah tidak menurunkan sesuatu
pun kepada masyarakat

3. Sempit. Malam tersebut adalah malam
yang sempit, karena banyaknyamalaikat
yang turun ke bumi, seperti yang
ditegaskan dalamsurat Al-Qadr.
Penggunaan Qadar untuk melambangkan
kesempitan dapat dijumpai padasurat Ar-
Ra'd ayat 26: Allah melapangkan rezeki
yang dikehendaki dan mempersempit
(bagi yang dikehendaki-Nya)
Keistimewaan

Dalam Al Qur'an, tepatnya Surat Al Qadar
malam ini dikatakan memiliki nilai lebih
baik dari seribu, bulan .97:1 Pada malam ini
juga dikisahkan Al Qur'an diturunkan,
seperti dikisahkan pada surat Ad Dukhan
ayat 3-6.44:3

Waktu

Terdapat pendapat yang mengatakan
bahwa terjadinya malam Lailatul Qadar itu
pada 10 malam terakhir bulan Ramadan,
hal ini berdasarkanhadits dari Aisyah yang
mengatakan : " Rasulullah ShallAllahu
'alaihi wa sallam beri'tikaf di sepuluh hari
terkahir bulan Ramadan dan beliau
bersabda, yang artinya: "Carilah malam
Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10
hari terakhir bulan Romadhon" " (HR:
Bukhari 4/225 dan Muslim 1169)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar